Featured
- Get link
- X
- Other Apps
Mengenal BIOS dan Prosedur POST
*Mengenal BIOS
Pasti kalian yang menggeluti dunia komputer pasti tak asing lagi dengan kata BIOS.
BIOS yang tidak lain merupakan salah satu jenis ROM. BIOS (Basic Input Output Sistem), merupakan salah satu software yang di tanam dalam chip CMOS (Complementari Metal Oxide Semikonduktor), yang terdapat pada matherboard.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari perangkat keras CP/M.
Beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki bood loader sederhana dalam ROM-nya.
BIOS berfungsi untuk mengatur komponen-komponen.
Berikut adalah komponen" yang bisa di atur.
-Harddisk
-CD/DVD Drive
-Floppy disk
-RAM
-Prosesor
-LAN Onboard
-Sound Card Onboard
-Periperal Onboard
-dll.
Si samping itu BIOS dapat juga mengatur urutan boot up, pengaturan waktu dan tanggal, dll.
Beberapa komponen hardware dapat di optimalkan dengan pengaturan lewat BIOS sehingga komputer dapat bekerja dengan cepat.
Pada beberapa matherboard yang lebih modern, pengaturan hardware cukup dilakukan pada BIOS saja atau di kenal dengan jumperless setting dan sama sekali tidak perlu mengotakngatik matherboard secara fisik lagi.
*Prosedur POST ( Power on Self Test)
POST adalah guba meneriksa semua perangkat keras yang terpasang dengan bormal atau tidak ?
POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS.
Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :
1. Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar .
2. Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal
power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi
baik pada saat dihidupkan , kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
3. Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya .
BIOS harus dapat dibaca .
Instruksi awal ROM BIOS adalah jump
(lompat ) ke alamat program
POST.
4. Pengecekkan terhadap CMOS , CMOS harus dapat bekerja dengan
baik . Program POST diawali dengan membaca data setup ( seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk
pengecekan.
5. Melakukan pengecekkan CPU , timer (pewaktuan ) , kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
6. Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca atau ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST .
7. Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read atau write data.
Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan atau peringatan kesalahan dari POST .
Pesan atau peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-
masing motherboard.
Cukup itu saja yang baru aku ketahui yang lain nyusull...
- Get link
- X
- Other Apps
Popular Posts
Penyebab gagal instal ulang windows xp beserta solusinya
- Get link
- X
- Other Apps
Cara mengetahui kapasitas RAM di laptop kita
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment